25 Oktober 2020
Dinas Pariwisata Makassar Pembinaan Wajib Sertifikasi Kompetensi

Dinas Pariwisata Makassar Pembinaan Wajib Sertifikasi Kompetensi

Dinas Pariwisata Kota Makassar menggelar Pembinaan Wajib Sertifikasi Kompetensi Pariwisata Tahun 2019, di Hotel Golden Tulip, Jl Sultan Hasanuddin, Jumat (12/7/2019).

Kegitan ini diikuti puluhan peserta dari industri perhotelan, restauran, dan rumah tangga.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Kamelia Thamrin Tantu mengatakan, di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) saat ini, Makassar sebagai kota destinasi unggulan telah siap untuk berkompetensi dan mengambil peran strategis dalam pengembangan SDM berkualitas dan kompeten.

“Sertifikasi kompetensi tenaga kerja bidang pariwisata ini juga sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan kepariwisataan dalam menghadapi persaingan global,” kata Kamelia dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, melalui penyelenggaraan sertifikasi kompetensi ini, akan memberikan pengakuan terhadap kompetensi tenaga kerja.

“Ini sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja yang muaranya akan meningkatkan kualitas pelayanan dan produktifitas usaha pariwisata di Kota Makassar,” ucap dia.

Menurut Kamelia, kegiatan seperti terkadang dianggap remeh, namun sebenarnya memiliki tujuan yang sangat baik, khusunya dalam pengembangan industri Pariwisata di Kota Makassar.

“Agak sulit menjelaskan pentingnya acara seperti ini, karena output kita yaitu kualitas SDM tak bisa dilihat langsung, tidak seperti kegiatan fisik, misalnya pembangunan, yang bisa dilihat langsung,” kata dia.

“Pengembangan SDM menunjang semua, untuk apa pembangunan fisik yang bagus kalau kita sendiri sebagai SDM-nya tak siap,” tambahnya.

Ia berharap dengan menerapkan standar kompetensi ini, dapat semakin meningkatkan mutu dan kualitas kepariwisataan di Kota Makassar.

“Kompetensi tenaga kerja yang merupakan salah satu pilar dalam menjamin kualitas operasional dan pelayanan pada usaha kepariwisataan suatu daerah, diharapkan mampu menjawab tantangan Masyarakat Ekonomi Asean ini,” imbuhnya

“Serta mampu meningkatkan citra serta angka kunjungan wisatawan ke kota Makassar, apalagi dengan harga tiket yang mahal, apalagi yang bisa dijual selain destinasi,” tambahnya.

“Harapan kita orang yang ke Makassar merasa nyaman dan rindu untuk kembali. Apa saja akan kita lakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Kota Makassar,” tutup Kamelia. (Tribun Timur)

Instagram has returned empty data. Please authorize your Instagram account in the plugin settings .